Lagi asyik bangun bisnis kopi susu atau boba, tapi sering pusing gara-gara logo di gelas gampang kelupas?
Bayangkan pelanggan kamu lagi asyik foto aesthetic minuman kamu buat diupdate di Instagram Story, eh... ternyata logo brand kamu malah luntur kena embun air dingin. Wah, bisa jatuh tuh image brand bisnis kamu!
Dalam dunia bisnis minuman, sablon cup minuman bukan sekadar hiasan. ia adalah identitas. Kalau sablonnya awet, brand kamu bakal terus nempel di ingatan (dan di tangan) pelanggan.
1. Rahasia Jenis Tinta: Gunakan Tinta SolventBased yang Tepat
Jangan asal pakai tinta! Untuk media plastik seperti gelas cup, kamu wajib menggunakan tinta jenis solventbased yang memang dirancang untuk media nonpori.
Biasanya, para profesional menggunakan tinta jenis Polydyne atau tinta khusus plastik PP/PET. Tinta ini punya daya ikat yang sangat kuat begitu kering. Jadi, mau digosokgosok atau terkena uap dingin dari kulkas, logo kamu tetap stay di tempatnya.
2. Teknik "Flame Treatment" atau Pembersihan Permukaan
Pernah dengar istilah flame treatment? Sebelum proses cetak gelas plastik, permukaan gelas biasanya mengandung sedikit sisa minyak atau debu dari pabrik yang bikin tinta sulit menempel.
Dengan melakukan treatment cepat (bisa menggunakan api tipis atau cairan pembersih khusus), poripori mikro pada plastik akan terbuka. Hasilnya? Tinta bakal "menggigit" permukaan gelas dengan sempurna. Hasil sablon pun jadi antibadai!
3. Pemilihan Screen Mesh (Kerapatan Kain Sablon)
Banyak pemula yang salah pilih nomor screen. Untuk sablon gelas cup anti luntur dengan detail logo yang kecil dan teks yang tipis, gunakan screen dengan kerapatan tinggi seperti T120 atau T150.
Screen yang rapat memastikan tinta yang keluar tidak terlalu tebal (belepotan) tapi tetap solid. Tinta yang terlalu tebal justru lebih gampang mengelupas dibanding lapisan tipis yang meresap sempurna.
4. Perhatikan Proses Pengeringan (Curing)
Jangan buruburu dipacking! Setelah proses sablon selesai, gelas butuh waktu untuk "bernafas". Meskipun tinta terlihat sudah kering sentuh dalam hitungan detik, proses pengeringan total (curing) biasanya memakan waktu 24 jam untuk mencapai kekuatan maksimal.
Kalau kamu punya budget lebih, menggunakan mesin pengering (conveyor dryer) dengan suhu yang diatur bisa mempercepat proses ini tanpa merusak bentuk gelas plastik kamu.
5. Kenali Material Gelas Kamu: PP vs PET
Rahasia terakhir ada pada medianya sendiri. Gelas plastik di pasaran umumnya terbuat dari bahan PP (Polypropylene) atau PET (Polyethylene Terephthalate).
Tinta untuk gelas PP dan PET itu berbeda, lho! Pastikan kamu memberitahu penyedia jasa sablon atau operator mesin kamu tentang jenis bahan yang digunakan supaya formulasi tintanya pas dan anti luntur.
Branding itu adalah investasi, bukan beban. Dengan memastikan sablon cup minuman kamu berkualitas tinggi dan anti luntur, kamu baru saja meningkatkan nilai jual minuman kamu di mata pelanggan. Gelas yang cantik bakal bikin orang nggak ragu buat promosiin bisnis kamu secara sukarela di media sosial!
Siap bikin bisnis kopi susu kamu makin naik kelas? Jangan kompromi soal kualitas cetakan, ya!
0 Komentar